Alekpedia.com– Link internal pada blog dapat meningkatkan reputasi blog di mesin telusur, itulah menjadi alasan kenapa banyak blogger sering menggunakan link internal di blog mereka. Sebenarnya untuk pembahasan masalah link ini sudah saya bahas lengkap di Mengenal Link HTML.

Meningkatkan Reputasi blog dengan link internal

Kamu dapat menggunakan link internal, melalui artikel yang pernah kamu buat sebelumnya. Kamu dapat menggunakan Judul Artikel pada postingan sebelumnya yang memiliki kaitan dengan artikel yang akan kamu diterbitkan.

Apa itu Link Internal?

Sebenarnya apa itu link internal?  Jadi link internal adalah sebuah link yang kita buat pada postingan blog kita, yang url blognya mengarahkan ke blog kita sendiri. Baik itu menuju sebuah artikel yang pernah kita terbitkan sebelumnya ataupun sebuah menu kategori tertentu yang ada pada blog kita.

Dengan adanya link internal ini diharapkan dapat meningkatkan Seo Blog, tentu hal ini akan memberikan sebuah manfaat yang besar untuk blog kamu sendiri. Selain itu dengan membuat link internal ini, akan bisa meningkatkan jumlah pembaca pada artikel blog kamu.

Menggunakan Anchor Text yang tepat di Blog

Untuk menggunakan link internal pada blog kamu, kamu perlu memahami dengan baik formula apa yang tepat untuk kamu menerapkan link internal ini di blog kamu. Membuat link internal ini sangat mudah kamu lakukan, cukup kamu mengambil salah satu link artikel postingan kamu lalu kamu sisipkan di artikel yang bakalan kamu terbitkan.

Jika kamu sering membaca blog orang lain, kamu sering melihat sebuah link Baca Juga. Itu adalah satu bentuk penerapan link internal ke blog kita. Hanya saja link internal yang digunakan itu kurang tepat, dan tidak terlalu maksimal fungsinya di artikel blog kita.

Karena penggunaan yang tepat untuk link internal ini adalah disesuikan dengan judul artikel blog yang kita buat, dengan Judul dan Deskripsi Artikel yang telah kita buat sebelumnya.

Membuat Link Internal yang Relevan

Terus bagaimana sih membuat link internal yang baik untuk blog kita? Ada beberapa syarat yang harus kamu lakukan untuk memaksimalkan fungsi link internal di blog kamu.

  1. Link Internal yang dibuat harus sesuai dengan artikel ysng sedang kamu buat saat ini. Misalkan kamu membuat artikel tentang: Cara Memasak Nasi Goreng yang Benar jangan kamu menyisipkan link internal Tips Agar Blog di Terima di Adsense. Tentu artikel yang pertama tidak ada relasinya sama sekali, kamu bisa menggunakan link internal dari postingan blog kamu  yang memiliki keterkaitan dengan nasi goreng. Contoh 3 Tips Memasak Nasi Goreng yang Gurih.
  2. Link internal harus di tempatkan di posisi yang tepat, link yang dibuat tidak boleh terlalu menumpuk di satu tempat.
  3. Penempatan Internal link harus disesuaikan dengan Deskripsi Pembahasan Blog kamu.

Membatasi Link Internal dalam Blog

Terus mungkin banyak yang bertanya juga bagus tidak menmabahkan banyak link internal di artikel blog kita? Tentu tidak baik, karena meletakan  terlalu banyak link internal di blog akan menyebabkan turunnya kualitas artikel. Max 5-6 Link internal di artikel blog, jangan lebih dari itu sehingga link internal ini tidak terlalu menganggu pembaca.